Social Icons

dengan menyebut nama Allah

20/06/12

siapkan kata untuk MENYERAH !

Ketika kamu merasa mentok, sudah berada di pucuk kesusahan hidup, apa yang akan kamu lakukan?

Menyerah kah? Atau tetap menghantam segala rintang yang datang?

Mungkin saya adalah orang yang ke-semiliar kali yang telah mengatakan bahwa hidup adalah sebuah perjuangan. itu benar!

Tapi saya tidak menyesali jika saya adalah orang yang berada di posisi itu. Karena ungkapan itu, hingga zaman kapanpun, akan tetap berarti.

Bukan posisinya yang saya cari, tapi kemantapan kita untuk mengatakan itu dalam hati. Kemantapan kita untuk berkata, “AKU SIAP MENJALANI KEHIDUPAN, AKU SIAP MELANGKAH MESKI SEJUTA RINTANG MENGHADANG”.

Berucap memang terlalu mudah. Bertindak itu susah. Semua juga tahu akan hal itu. Tetapi, jika ucapan didasari dengan keyakinan, bisa jadi, semuanya akan mudah, bukan?

Jika kita menghadapi kesulitan, dan ada keyakinan di sana, maka pastilah banyak jalan yang akan ditawarkan oleh kehidupan pada kita. Kehidupan itu, meski rumit tapi tak pernah pelit, loh.

Sebaliknya, kalau kita tidak yakin, maka pasti kita akan cepat-cepat mundur, menyiapkan kata-kata untuk merangkai alasan, alasan apalagi kalau bukan untuk menyerah dan berujung KALAH!

Cita Cita Kita

Manusia mana sih yang hidup dan ngga punya cita-cita? Yakin deh, pasti kita semua punya cita-cita. Hanya orang yang sudah ngga bernafas aja loh yang ngga punya cita-cita. Kalo ada yang bernafas dan ngaku ngga punya cita-cita, itu mereka gengsi aja sebenernya ..

Pasti di hati mereka ada harapan yang ia sematkan disana. Hanya saja malu untuk mengatakan, entah terlalu muluk2 ato takut ngga terkabul .. hehe Dan kalao mereka yg bernafas ngaku ngga punya cita-cita, wah berarti lagi terserang penyakit otak tuh .. ngga waras .. hehe *

sorry Kita semua punya cita-cita kan? Apalagi kita yang masih remaja. Tentu cita-cita sudah berjajar rapi di otak kita. Hanya saja kita ngga tau apakah cita2 itu terwujud atao ngga. Kalo terwujud, yuk sujud syukur seminggu .. kalo ngga ya kita tinggal menunggu .. kapan amanah itu dipercayakan untuk kita pegang. Menggenggam cita2 kan sama aja dengan menjaga amanah.

Jadi ngga gampang juga kok kita menjaga cita2 yg udah berhasil kita raih. Kalo pak Tejo ngga pernah lelah untuk penjualan pentol dan siomay goreng demi anaknya agar bisa sekolah tinggi. Lalu bagaimana dengan kita? yg masih muda, masih remaja, masih punya semanat tinggi, masih punya energi yang kuat dan pemikiran yang hebat, masak nggak bisa mengejar cita-cita kita?? malu dong sama pak Tejo .. hehe .. pak tejo yang renta dan ngga gmapang nyerah demi cita-citanya untuk menyekolahkan anaknya? Mari kawan, bareng2 deh kita meraih cita-cita.

Cita-cita itu kan buat kita sendiri. Sapa sih yg ngga seneng kalo cita2 kita terkabul? kalo ada orang yg ngga seneng ngliat cita2 kita tergapai, hati2 aja nuh … pasti orang syirik tuh! ngga usah di tengok deh .. bikin sakit jiwa ntar .. semangat kejar cita-cita ya Sob!!

from NOTHING to SOMETHING


Ini suatu pengalaman bukan sekedar pengalaman yang hanya sebatas singgah di pikiran kemudian enyah begitu saja, ini adalah sebuah pengalaman yang menjadikan sesosok manusia yang tak ada daya dan upaya menjadi sesosok manusia yang senantiasa bersinar di antara mereka yang bukan apa-apa… inilah aku, aku dengan segala kekurangan ku, dengan segala kelemahan ku, dan aku yang selalu berusaha menjadi diri ku sendiri, karena aku sangat mencintai diriku, aku sangat memperhatikan anggota tubuhku, dan aku sangat menghargai segala kemampuan dan ketidak mampuan diriku. Harta yang  sangat tak ternilai harganya.. itulah Aku..
aku sangat mencintai diriku, termasuk batin ku, jiwa ku, keimanan ku, bagian dari fisik ku, paras ku dan penglihatan ku.. aku ingin mereka semua tumbuh secara bijak, aku ingin mereka mampu bermanfaat untuk orang lain, aku sangat menghargai keinginan ku.. aku berusaha mencapai segalanya bukan aku egois akan ketidak mampuanku ketika aku di tempatkan pada kelemahan ku, aku mendidik jiwa ku agar tetap bangkit dan kuat menghadapi berbagai cobaan.. ketika jiwa ku lemah seketika, aku mendorong keimanan ku untuk menuntun pada ketenangan ku.. dan ketika iman ku lemah.. aku mendorong batinku untuk kuat melawan emosi berada dalam kesempurnaan itu penuh dengan ujian… ketika aku di tempatkan pada kegagalan, semua kekuatan ku hilang.. yang ada hanya keputus asaan.. bukan, bukan itu akhir dari diriku.. aku ingin jadi manusia yang utuh.. manusia yang tidak hanya berada dalam satu segi yang membosankan, aku ingin berkarya, karya yang membekas di dalam diri manusia, bukan berupa benda yang dapat hilang begitu saja, bukan berupa ucapan yang dapat di lupakan begitu saja.. karyaku, harus tertanam dalam diri manusia, yang tak hilang dan tak dilupakan… bukan kah sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain? Aku ingin seperti itu, dan aku harus menghargai keinginanku dengan berusaha menggapai keinginannya, keutuhan manusia bukan semata-mata berada pada kualitas dirinya, banyak yang berkualitas tapi tak bermanfaat.. banyak yang bermanfaat padahal dia tak berkualitas, Allah Maha memutar-mutar keadaan, terkadang penilaian manusia berbanding terbalik dengan penilaian Allah, baik menurut pandangan manusia belum tentu baik bagi Allah.. itulah keadilan Allah yang Maha sempurna.. dan karena itulah diriku merasakan ketenangan hidup di dunia, merasakan keluasan yang tidak terbatas, merasakan keadilan yang selaras,karena dengan meyakini Allah, tidak ada yang dirugikan, tidak ada yang merasa terasingkan, dan tidak ada yang dibeda-bedakan..
aku harus melatih parasku untuk senantiasa menampakan kebahagiaan di hadapan mereka, aku harus menjaga perkataan ku agar tidak ada hati yang tersakiti di antara mereka, aku harus mendidik jiwaku agar kuat menghadapi kerasnya  dunia, aku berusaha membentuk sifat ku agar tidak egois dalam berperasaan, mengabaikan perkataan mereka dan berusaha bangkit meskipun tetatih dan sendirian. Walaupun sekarang aku bukanlah siapa-siapa.. tapi kelak aku percaya bahwa aku akan menjadi apa-apa di mata-Nya dan di mata mereka inilah aku, dengan segala kelemahan ku berusaha walaupun tertatih untuk menuju kesempurnaan yang Allah janjikan.. inilah aku yang sangat mencintai diriku untuk mencintai kalian.

mariah carey - when you believe
There can be miracles
When you believe
Though hope is frail
It's hard to kill
Who knows what miracles
You can achieve
When you believe
Somehow you will
You will when you believe

17/06/12

MALAS? how to fight it?!


Di pagi yang indah ini… sangat indah karena aku sudah mulai bebas untuk mau datang ke sekolah atau tidak… berbicara hari ini, kemarin dan hari sebelum-sebelumnya tubuhku di belenggu rasa malas yang luar biasa, sekarang aku sadar bahwa musuh terbesar kita adalah perasaan malas, sadar tidak sadar dan harus sadar bahwa perasaan malas benar-benar suatu bentuk penghancuran akan  individu yang sedang belajar..
Mengapa musti malas? Karena malas hanya dapat menyerang keberadaan kita, ketika kita sedang terbuai oleh sesuatu yang sia-sia.. karena malas, banyak penghamburan waktu secara percuma, banyak pembubadziran waktu yang berujung pada penyesalan.. kita terfokus pada hal yang seharusnya tidak kita lakukan pada waktu” tertentu..
Aku lelah dengan malas, jika malas itu berwujud makhluk hidup, akan ku perangi ia, akan ku buli dan ku cibir agar malas itu enggan menghadapi tubuh ku lagi...
Malas itu berasal dari apa?? Keberadaan malas hanya akan menyerang kebanyakan orang yang tidak melakukan ibadah yang sempurna, dan yang paling suka melihat manusia tidak beribadah adalah SETAN, malas itu berasal dari SETAN !! malas+setan adalah satu paket.. so, guys.. musuh kita sekarang bukan lah malas, tapi adalah yang menciptakan malas yaitu SETAN.. mari kita perangi setan dengan IBADAH karena setan takut sama manusia yang suka sholat, suka ngaji, suka tahajud, minimal kita ambil salah satu ibadah itu sebagai senjata untuk kita memerangi SETAN !!
Malas hanya membawa pada kehancuran,,SETAN akan tertawa bahagia melihat manusia hancur..!!
jika di antara kalian sudah merasa gejala-gejala malas, segera hubungi ALLAH, dia Maha Segala-Nya.. minta perlindungan, dan segera melakukan ibadah ! karena mencegah, lebih baik dari mengobati!
lets fight it !!

04/06/12

jadi gua musti FOKUS?

Sesak dada ku menangis pilu saat ku urai dosa-dosa ku..
Di hadapan-Mu, ku tiada artinya……

Aku dengan titik fokus ku seperti berutopia di bawah tebal nya kabut malam…
Sesulit itu kah bertemu dengan titik fokus? Kaya apa sih kita kalo udah fokus? Kenapa musti fokus? Tujuan dari fokus itu sendiri apa emang? Ko aku ga pernah ya di temuin sama yang namanya fokus.. selama ini suliitt banget yang namanya fokus, apa sih yang ngeganggu hubungan aku sama fokus , sampai yang namanya fokus ga mau tuh nemuin aku, atau aku yang harus terus berusaha nemuin fokus? Tapi ko berasa ada benteng yang ngehalangin antara aku sama fokus.. katanya kalo kita terlalu fokus, yang ada malah jadi ngeblur.. bener ga sih? Katanya fokus adalah kunci utama menuju keberhasilan, keberhasilan apa emang yang di hasilkan sama fokus? Ko orang bisa sih bilang semudah itu kata-kata FOKUS..
Aku tanpa fokus,hampir kehilangan jati diri, aku tanpa fokus jadi hampa, aku tanpa fokus jadi sering sakit sakitan, aku tanpa fokus jadi gampang putus asa, aku tanpa fokus sering banget kehilangan, aku tanpa fokus berasa semua sia-sia.. yang lucunya, tanpa fokus aku pernah ngelakuin hal konyol, di kelaksonin mobil 3x berturut” waktu di fly over, nerobos arah 1 jalur ampir ketabrak, bikin gosong masakan, nabrak tikus smpe mati.. banyak. Dan yang bikin ngerasa bahwa fokus sangat berharga.. ketika ngerasa bahwa selama ini aku udah mengabaikan WAKTU…
Seperti apapun fokus, yang pasti dia penting dan segalanya.

Fokus itu ALLAH, kapan aku ketemu sama fokus ? :)



02/06/12

isi Otak ku, bukan pada Quantity tapi Quality


Tau gak sih LOE, jadi kaya aku tuh complicated banget.. SUMPAH (terus??) dari segi pendidikan, huppffh.. ga bisa di pungkiri kalo aku tuh kurang berprestasi dalam bidang akademik, apalagi akademik di sekolah ku.. iyyyuuh… bukan from zero to hero.. tapi from zero to minus zero.. haha ngga deng, aku fakir motivasi nih di sekolah ku yang sekarang, kebanyakan bukan dari mereka yang ngasih motivasi, tapi dari luar yang mereka tuh kebanyakan ngasih motivasi yang ga sejalan dengan aturan norma-norma kependidikan RI, yaaa macam meninggalkan kewajiban pokok kita sebagai seorang pelajar.. tapi bukan buat hal yang ga ada artinya, semacam mabal nongkrong di mall ataupun diem di kosan temen, ataupun duduk di pinggir jalan macam gembel yang tak tau arah jalan pulang..
Aku ninggalin belajar untuk BELAJAR. Horeeeee   \^o^9
Presepsi orang terhadap aku pasti beraneka ragam, pahitnya kita ambil contoh beberapa orang yang sentiment sama aku.. mereka berasa wartawan nyari info terupdate trus dengan kreatif nya, di kembangin menjadi sajian cerita yang bisa berada di rating gossip teratas di sekolah.. iyyuh, no matter what they say.. aku ga boleh stuck sama orang macam gitu, Allah Maha tau ko maksud dan tujuan aku.
Yang aku pikir sih, prestasi itu bukan hanya dari nilai akademik kita yang musti waw gitu, dan yang musti di inget, potensi dalam diri kita ga Cuma ada di akal, tapi ada satu potensi yang ga kalah penting nya, yaitu Qolbu, alias hati.. yang sebenernya sama penting nya.. orang pinter kalo ga pake hati, jadi nya macam orang yahudi, orang yang pake hati tapi ga pake akal, jadinya macam kristiani, mereka lebih cenderung kepada suatu peribadatan yang tidak di pikirkan, ahhh, musti gimana dong?? Yang pasti musti balance.. -_- bisa ga ya? Bisa ga? Bisa  ga? Pasti bisa lah.. dan musti bisa… kehebatan kita bukan berasal dari berapa banyak nilai yang kita dapet, tapi kaya gimana kualitas yang ada pada diri kita, dari segi apapun.
Kata papap hidup itu ga Cuma satu segi, jadi maksud nya kurang lebih melingkar gitu? Ga ada ujung nya dong? Bullet gitu? Berarti kalo muter bakal ketemu lagi ketemu lagi dong? Haha… filosopi nya mungkin hidup itu melingkar, berputar, kaya bumi yang bullet terus berputar pada porosnya, ada siang, ada malam.. sama juga kaya kehidupan yang berputar bagaikan roda adakalanya di atas ada juga di bawah.. buat yang hidupnya di bawah dulu.. pasti bakal ada saat nya kita berada di atas.. dan buat yang lagi di atas, kayanya kita musti prepare buat ngerasain hidup di bawah..
Sebenernya tujuan kita hidup di dunia buat apa sih? Jawab hayooh.. yang pasti, kita musti sukses di dunia ataupun di akherat kan, tapi yang lebih utama kita harus sukses di akhirat. Kuncinya ya harus banyak ibadah… dan ibadah itu banyak macamnya, sekolah termasuk ibadah, tapi lebih cenderung buat diri kita sendiri, coba bandingin sama nolong orang? Kalo bagi aku nolong orang itu ga selalu bisa kapanpun, bisa sih kita tinggal ke lampu merah terus sodaqoh ngasih uang buat pribumi disana (kecuali polisi lalu lintas) nolongon orang juga emang, tapi moment nya tuh beda banget sama ketika ada seseorang yang lagi butuh bantuan kita terus kita dengan tanpa pamrih nolongin mereka.. itulah the real of HERO.. mantap kan?? Dan sensasi nya tuh pasti beda banget.. kalo dalam sosiologi nolongin orang tuh kepuasan nya kaya kebutuhan tersier, yang mewah dan hanya di dapat kalo keberanian kita tinggi untuk menggapainya (bener kagak yah?) ahh.. apapun yang pasti, aku hidup berusaha untuk berprestasi dalam segi apapun yang positive, hidup adalah pilihan, kalo kita lebih milih buat fokus di satu titik ya hasilnya kita bakal tetep berada dalam titik yang menjenuhkan. Tapi kalo kita berusaha fokus pada satu titik tanpa mengabaikan titik-titik yang lain minimal kita bakal punya pengalaman yang ga kalah penting nya sama si titik fokus itu..
Ayolah… kebanyakan fokus tuh bikin mata kita jadi ngeblur.. hidup itu musti enjoy.. maksud enjoy disini, ga terlalu membawa diri kita dalam suatu hal yang nantinya hal itu malah bikin kita terperangkap dalam pikiran yang sempit.. ga ada salah nya kan kalo kita berspekulasi buat menjelajahi kehidupan yang perlu banyak kita ketahui…
Lets try it !

HURRY UP ! TIME IS OVER !?


 Demi masa.. sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian,
Kecuali orang-orang yang beriman dan melakukan amal sholeh,
Dan amal ma’ruf nahyi munkar.

Kalimat yang sebagian banyak orang pasti pernah denger atau pun baca, berbicara masalah waktu tanpa kita sadari sesungguhnya setiap hela nafas adalah selangkah menuju mati, bagi yang suka ngerayain ulang tahun sebenernya adalah perayaan berkurangnya jatah umur kita, coba deh renungin.. ga sedikit loh yang ngerayai ulang tahun.. sekalipun ga ada party, minimal kalian pasti ngucapin kan? Emang ga ada salah nya sih.. Cuma lebih di koreksilagi  aja kata-katanya.. lebih baik berupa peringatan, nasihat, atau pun do’a.. biar lebih barokah gitu.. dan buat yang suka ngerayain.. party, teraktir-teraktir, kayanya ga musti juga, mungkin kalian terlalu kebawa tradisi yang bukan dari bangsa kita. hmmm… sayang banget loh uang buat teraktiran, atau ngadain party nya lebih baik di pake buat shodaqoh, lebih manfaat.
Balik lagi ke masalah waktu, ga bisa kita pungkiri bahwa satu-satunya yang ga bisa kita berhentiin adalah waktu. Setiap orang punya jatah waktu yang sama, orang yang sukses, orang yang gagal, begitupun calon ahli syurga, calon ahli neraka. Yang jadi soal adalah gimana cara kita mengoptimalisasikan waktu dengan sebaik-baiknya, yaa minimal samapai ga ada waktu yang tersia-siakan..
kalo aku sendiri ngedenger kalimat “waktu” suka jadi parno, kenapa cobaa… soalnya aku banyak liat kasus seseorang yang kehilangan waktunya barang sejam, semenit, sedetik  akibat nya itu fatal banget, kayanya itu adalah gambaran buat diri kita biar ga menyepelekan waktu.. terkadang suka mikir ga sih berapa puluh jam waktu yang udah kita lewatin buat ngelakuin hal yang ga ada manfaat nya? Pasti banyak banget, suka ngerasa rugi ga sih.. secara udah ada kalimat ‘SETIAP HELA NAFAS MU ADALAH SELANGKAH MENUJU MATI” dan pastinya orang yang udah di deketin sama maut terus amalan nya ngerasa kurang pasti dia berharap di kasih tambahan waktu buat beramal.. kalo aja malaikat pencabut nyawanya bisa di loby pasti ga bakal terlalu keteteran, sayang nya ngga bisa. so.. ayolah,, mulai sekarang kita harus berfikir jauh jauh kedepan, gimana masa depan kita, gimana kehidupan kita, dan gimana akhir dari kehidupan kita.. biar kita ga termasuk orang-orang yang rugi.. pernah kepikiran ga sih, kalo tiba-tiba kita di jemput oleh malaikat maut lebih cepat dari yang kita kira? Dan pernah kepikir ga sih, kalo kita udah meninggal, next nya kaya gimana? Percaya surga? Percaya neraka? Pasti buat yang beriman pasti percaya banget dan pasti yakin suatu saat nanti kita bakal berada di salah satu tempat itu..
Ayolah gays.. mampang-meumpeng kita masih di kasih waktu, yu sholat yuu… sebelum kita bener-bener di solatin.

cumungudh eya qaqaks --'
 

AKSI = REAKSI

AKSI = REAKSI
kesuksesan itu real ada di tangan kita sendiri, bukan di tangan fasilitator ataupun di tempat kita sekolah :) saya bisa ada di antara mereka karna upaya saya sendiri :)