24/10/12
JunGe AuToRen: Belajar, Hidup
JunGe AuToRen: Belajar, Hidup: Sunday moody Sunday . hari minggu ini akan menjadi hari yang spesial bagi sebagian orang, atau mungkin hari yang buruk dan sangat menye...
Belajar, Hidup
Sunday moody
Sunday . hari minggu ini akan menjadi hari yang spesial bagi sebagian orang,
atau mungkin hari yang buruk dan sangat menyebalkan bagi sebagian orang , bagi
ku hari ini adalah hari yang cukup menyenangkan tentu nya karena terlepas dari
kesibukan latihan” persiapan event, Alhamdulillah.
Kegiatan
rutinitas ini memang melelahkan, berangkat pagi pulang malem, privat dan bimbel
adalah makanan sehari-hari, ditambah sekolah yang full day serta gono gini
persiapan Ujian Nasional yang dilakukan sedari dini, kurang lebih disitulah aku
hidup. Dan aku sangat enjoy walau terkadang sering terjadi konflik yang
menjengahkan .. life is exam! So u must dare it whatever happened..
Reader ,kali ini
ane mau menjabarkan sedikitnya pembahasan mengenai kehidupan yang terasa sulit.
Ane bilang nya Jalan Susah atau Susah
jalan -____- pppfffftt…
Jalan Susah
menurut istilah ane adalah jalan yang menyesatkan yang membawa kesulitan dalam
mencapai suatu kebahagiaan, menurut ane kebahagian itu bisa di raih dengan bersyukur dan ikhlas. Just
it der.. cobain deh kalo kamu bisa menjalani yang namanya hidup dengan
bersyukur apapun yang terjadi kamu bisa merasa cukup dan puas, ditambah lagi
sama yang namanya ikhlas . beeeeeuuughh ,, top markotop lah , feeling light in
weight pokona mah , jadi sebenernya jalan susah itu jalan dimana kita
menyulitkan suatu keadaan oleh diri kita sendiri padahal keadaan itu mudah gitu
lo. Contoh, galau nih ceritanya putus sama pacar, pacar nya selingkuh gitu
ceritanya sakit hati kan yah? Mau move on, susyaah katanya, lama prosesnya. Nah
selama dalam proses move on itu ya der, pasti kita banyak melakukan hal yang
konyol gtu kan yah?, kita? Kalian maksud
ane .. nah hal konyol itu tuh pasti ngerugiin banget buat diri kalian sadar ga
sadar dan sadar nya tuh pasti setelah kalian move on. -_-“ zzz. Contoh, biasa
nya orang yang lagi galau itu fokus nya ilang, sedangkan fokus itu sangat di
butuhkan dalam kehidupan. Sayangkan kalo kita kehilangan fokus, belajar di
sekolah nya jadi ga bener, kalo ngobrol sama orang nya juga jadi kaya orang
bego, orang ngobrol kemana kita jawab kemana, belum lagi pas galau itu biasa
nya banyak ngelamun, trus kalo cwe suka tiba” keluar beraneka cairan dari mata
dan idung nya , ahh sulit lah der kalo lagi galau tuh kita yang aslinya gaul
dan kece seketika Nampak seperti orang yang paling menderita seantariksa, gtu
lo der..
Ya separah
parahnya galau itu biasa nya suka ngefek banget sama mood . dan mood itu adalah
kunci dari segala aktifitas kita , ngerti kan der maksud ane?? Naaaah untuk itu
Der, simak dengan seksama ya der .. terutama buat kalangan remaja gaul dan kece
seusia ane sekarang 17+. Selagi kita masih
muda, kita jangan melewatkan usia produktif kita untuk berkreasi menciptakan
karya dan membekali banyak ilmu untuk menjalani masa yang akan datang. Usia
kita itu kebanyakan adalah seorang pelajar, sedangkan pelajar itu tugasnya belajar dan belajar, sekali lagi yang musti
kalian ingat der, bahwa definisi dari belajar itu adalah mengetahui sesuatu
yang sebelumnya tidak kita ketahui, naaah itu tandanya belajar itu ga harus
duduk di dalam ruangan, buka buku, kalo kata ilmu daspen sih DDCH(duduk,dengar.catat,hapal)
kuno guys kalo menurut ane , berarti
secara tidak langsung kita di tungtut untuk meonguasai materi dan materi, lantas peraktek nya kapan gitu
lo, belajar yang sesungguhnya menurut ane adalah ketika kita terjun langsung
dalam kehidupan nyata, menyikapi realita
yang sesungguhnya dan bisa menangani segala permasalahan nya dengan bijak, seperti itulah menurut ane
seorang pelajar yang sukses. Bukan
dengan nilai ya der, remember it! Nilai akademik yang tinggi tidak menjamin
seseorang bisa survive ketika terjun langsung di kehidupan nyata. Ngerti kan
der maksud dunia nyata tuh kek apa? Itu looh waktu dimana kita udah kaya mama
papah kita yang kerjaan nya ngomel” gtu der, cerewet, dan ngatur.. nah kita itu
kelak seperti mereka, pertanyaan nya apakah pantas jiga kita kelak sebagai
orang tua di pandangi oleh anak kita sendiri bahwa kita itu cerewet, bawel,
tukang marah-marah dsb, tentu saja buat calon orang tua yang ingin berhasil
tidak menginginkan hal itu, bagai mana caranya der? Ya kita jangan takut untuk
belajar terjun ke dunia nya pada saat ini, bukan berarti kita harus kepo masuk
ke dalam rumah tangga orang gede, tapi banyak hal yang bisa kita lakukan di
luar sana untuk mempelajari butir” rumah tangga .. acieeeee -_-
Kita belajar sabar dari sebuah
kegagalan, kita belajar tegar dalam sebuah ujian, kita belajar kerja keras
untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, kita belajar bangkit dari sebuah
kesakitan dsb, itu adalah hal-hal yang kita dapatkan kalo kita belajar di
lapangan nya secara langsung. besar mana pengaruh nya antara kita duduk di
kelas buka buku merhatiin guru nerangin dan itu pun ga ngejamin dalam jangka
waktu sebulan setelah pengajaran si anak masih ingat dengan apa yang telah di
terangkan gurunya sebulan yang lalu. Jangan kan sebulan, seminggu pun
waAllahu’alam ya kita masih ingat atau tidak. Der, bukan berarti ane meremehkan
belajar di sekolah ya der, woles der jangan su’udzon dulu, bagi ane
belajar di sekolah juga sama pentingnya dengan belajar diluar ibarat nya
belajar di sekolah itu kita belajar ilmu atau trik-triknya terlebih dahulu
sebelum kita masuk ke arena sesungguh nya, tapi kan tetap saja apa gunanya ilmu
atau teori yang telah kita dapat kalo toh ternyata kita gak di kasih waktu buat
memperaktekan nya, teori dan peraktek adalah satu kesatuan yang harus kita
miliki secara utuh der, karena terkadang apa yang di jelaskan di teori tentang
kehidupan dengan hidup yang sesungguhnya ketika kita terjun di lapangan sangat
jau berbeda, mungkin di teori itu akan Nampak mudah mengatakan sabar daripada
kita harus mengalami yang namanya sabar secara langsung. Ada contoh kasus der
.. contohnya, ketika kita akan mengikuti lomba 3 hari sebelumnya kita latihan
kerja keras berharap mendapat yang terbaik, lalu kemudian usaha se optimal
mungkin, pas hari-H lomba mendapat urut
peserta ke 5 terakhir dari 60 peserta, kita ambil saja contoh lomba membaca puisi.
Sebelum kita tampil kita menunggu waktu dengan berkenalan entah itu dengan
peserta ataupun panitia, kemudian kita ngobrol share masalah sekolah,
pengalaman dsb. Sambil nunggu waktu juga kita lihat penampilan peserta lain
bacain puisi dengan berbagai macam gaya, bisa jadi ilmu kan ? . nah terus pas
pengumuman hasil lomba ternyata kita ga menang, disitu tentu saja kita harus
menerima dan sabar, toh kita sudah berusaha seoptimal mungkin, kita juga tegar
dan pasrah mengingat bahwa Allah tidak melihat hasil melainkan usaha nya, jadi
pahala juga kan kalo kita berhasil dalam menerima kegagalan dengan sabar.
Tapi der,
ternyata pada saat itu kamu mengorbankan sekolah kamu selama 7 jam untuk
mengikuti lomba .. hikmah yang di dapat ketika mengikuti persaingan di luar sana
diantaranya adalah : kita belajar usaha seoptimal mungkin untuk mencapai tujuan
yaitu “menang lomba” oh satu hal lagi der musti kalian ingat, seseorang yang
berani bersaing adalah seseorang yang percaya diri, ketika kita memutuskan
untuk mengikuti suatu persaingan berarti kita telah yakin pada diri kita
sendiri bahwa kita layak dan bisa menjadi seorang pemenang, dan usaha yang
optimal mencerminkan bahwa kita sedang berhusnudzon kepada Allah, karena kita
kan sebelumnya tidak tau kita menang atau tidak. Tapi kita yakin, yaitu artinya
kita berhusnudzon, jadi point pahala kan?? Nah setelah itu kemudian Allah belum
memberi ijin kita untuk menang, disitu kita sabar dan ikhlas dengan asumsi
pandangan bahwa seseorang yang pernah gagal adalah seseorang yang akan berhasil
atau pernah berhasil. Kita jadi optimis untuk mau bersaing lagi bukan? Nah, lalu
kemudian ilmu yang kita dapat, melihat tipe” juara puisi itu seperti apa,
alhasil kita punya bekal untuk persaingan yang akan datang dalam lomba baca
puisi bukan? Nah kemudian yang terakhir dan yang paling indah adalah kita bisa
bersilaturahmi merajut ukhuwah dengan orang yang sebelumnya tidak kita kenal
asal usul nya, dan tidak menutup kemungkinan bahwa Allah membuka pintu rizki
dari mereka orang yang baru kita kenal.Iingat ya der, Rizki itu tidak harus
berbentuk uang J
yaa jadi kesimpulannya denga sehari tidak sekolah kita dapet banyak ilmu hidup
diantaranya tentang sabar, ikhtiar,
ikhlas, optimis, mau belajar dari orang lain, dan merajut ukhuwah, punya teman
baru dsb. Ingat ya der, disini ane tidak menekankan bahwa belajar di luar
sekolah itu baik adanya, sekolah itu penting lo der, ciyusan. maksud ane tuh supaya
kalian tuh ga terpatok sama satu titik yang ga ada ujung pangkalnya . eh ane
juga ga bilang bahwa sekolah itu ga ada ujung pangkalnya lo der, ahhh gmana ya,
pokonya kalian musti balance lah biar hasilnya juga ga setengah-setengah -____-
(mulai njelimet sama kata-kata sendiri) okeeeeey balik lagi ke point pertama
pertama pertama banget ya der rupanya ane sudah membahas kejauhan satu halaman
hehe, nah jadi intinya selama kita masih muda kita harus berani beda berkarya
dan bercita-cita musti ingat juga satu hal ketika kita sedang galau , come on
reader… hidup itu masih panjang kamu
belum masuk ke dunia perkuliahan, belum masuk ke dunia kerja, dunia pernikahan
masih sangat jauh jika ternyata Allah masih menakdirkan kita sampai usia nikah
lah kita anggap seperti itu, masih jauh der… masih banyak hal yang bermanfaat
yang bisa kita lakukan dari pada harus menggalau kaya orang cacingan, so jauhi
galau, karena galau akan merusak masa depan.
18/10/12
Aku Tau, Engkau Tau
Aku mencintai diriku, lebih dari
kekasihku ..
Aku ingin mereka tumbuh secara
bijak,
Aku ingin lisan ku bertutur kata dengan baik,
Aku ingin pikiran ku tertata
sesuai Qur’an dan Sunnah
Aku ingin tubuhku kuat beribadah
dengan giat
Aku ingin hati ku senantiasa
merindu-Mu dan tunduk pada-Mu
Aku ingin dan aku ingin kelak
menempati tempat terindah ciptaan-Mu
Tapi mereka melemahkan ku,
mungkin aku belum sadar sepenuhnya, dan Engkau Maha tau bagaimana ingin ku ..
Aku selalu tampak tak sempurna, tapi Engkau tau bahwa itu bukan aku ..
Aku hanyalah sesosok wanita yang
lemah tanpa-Mu dan tampak buruk di hadapan mereka, aku tau itu.
tapi Engkau lebih tau
bagaimana aku, untuk itu ,, aku biarkan mereka berpikir bebas semua tentang ku ..
aku tidak malu, karena aku tau bahwa Engkau Maha Tau .. biarkan waktu berlalu,
dan akan ku tunggu saat-saat itu, saat mereka tertunduk malu karena aku bisa lebih baik diantara semua itu..
i'm Learning Your Attention
Ya Tuhan, berulang kali ku
abaikan peringatan Mu
Mengapa aku menjadi seorang yang
bodoh seketika?
Ahh mungkin kenikmatan dunia ini
telah kian lama melalaikan ku ..
Ya Tuhan, aku malu pada-Mu
Ketika air mata ini harus
terjatuh karena kekonyolan yang telah ku perbuat,
Maaf kan aku.
Jika banyak ilmu yang tlah ku
dapat tapi tak di amalkan,
Maaf kan aku,
Ketika banyak orang yang
memperingatkan ku, tapi aku abaikan,
Dan pada saat itu aku merasa
dunia telah melahap habis semangat hidup ku, Kau berikan aku yang kubutuhkan, yaitu
peringatan-Mu. Kau tunjukan perhatian-Mu ketika aku meminta kembali dengan
keadaan lemah dan hina, Kau tunjukan kasih sayang-Mu kau kabulkan apa yang ku
inginkan.. dan aku Malu pada-Mu.. kini aku berjanji tidak akan melalaikan
peringatan-Mu.
#merindu 2
Malam seulas malam dengan dingin
nya udara yang menghampiri hati yang hampa
Rindu seulas rindu yang menelusuk
menusuk kalbu yang kian lama membeku,
Lama hati ini tak terjamah
oleh-Mu sang pemberi ilmu
Berikan keridoan untuk memeluk
hangat setiap sabda-Mu
Aku rindu dan aku rindu, malam
dimana ku bersimpuh pada-Mu
Waktu kian melesat cepat membakar
rasa ingin cepat pulang
Daripada harus ku nikmati tiap
hela nafas tanpa rasa keyakinan
Aku ingin
Engkau !
Seperti gelagap tawa lepas tanpa
candaan
Dan kini Kau tau .. bagaimana
kegilaan ku merinduiMu..
23/09/12
lagi-lagi Puisi #how to get it!
Hey temaaans, ini aku mau cerita
seputar pengalaman waktu ikutan Jambore Nasional Pelajar Persis 4..(jamnas4) Jamnas
adalah suatu acara dimana seluruh sekolah Persatuan Islam tingkat Muallimien
(SMA) se-Indonesia di undang untuk mengikuti rangkaian acara seperti seminar,
lomba-lomba dan acara silaturahmi yang di adakan setiap 2 tahun sekali ..
mungkin ini adalah jamnas kedua yang telah aku ikuti setelah suksesnya acara jamboree
nasional 3 yang di adakan di pesantren Persis ciganitri Bandung . akan tetapi jamboree
sekarang di selenggarakan di bumi perkemahan Kiara Payung sumedang . tentu saja
jamnas 4 sekarang lebih berasa karena letaknya yang langsung di alam terbuka ..
Untuk jamnas 4 sekarang aku
mewakili sekolah ku untuk mengikuti lomba baca puisi, puisi bagi ku sangat
sangat tidak asing dimana seseorang membacakan untaian kata yang penuh dengan
makna tersendiri dan arti yang sulit di mengerti dengan penuh penghayatan,
ekspresi, dan intonasi pembacaan yang tidak seperti membaca pada umum nya,
khusus nya ya ini membaca puisi J
.. kiprah ku dalam dunia pembacaan puisi Alhamdulillah berangsur baik . pengalaman
pertama ku adalah ketika mengikuti lomba yang sama di Jamnas 3. Aku membacakan
puisi yang di buat sendiri dan aku mendapat kan nomer urut kedua terakhir dari
sektar 90 peserta.. sangat unbelievable ketika harus berada di urutan terakhir
. bisa terbayangkan ketika lomba tersebut dimulai pukul 2 siang dan baru
berakhir pukul 9 malam ,, tapi tentu saja walaupun lelah menunggu moment ini
aku jadikan sebagai pembelajaran dimana aku bisa melihat dan menyaksikan
puluhan orang membacakan puisi dengan
karakter yang berbeda-beda..
Ketika lomba terakhir di akhiri
dengan pembacaan puisi oleh ku, sang juri pun memaparkan seperti apa sih
membaca puisi yang baik itu. Dan kemudian aku paham bahwa ketika seseorang
membaca puisi penghayatan yang di tunjukan mereka sangat Nampak mana yang di
buat-buat dan mana yang memang dia menghayati nya sepenuh hati alias asli real
dan nyata . hee,, ya intinya membaca puisi yang benar itu bukan mereka yang
membacakan dengan meledak-ledak dengan ekspresi atau tingkah yang lebay .. aku
tau pemenang lomba puisi juara 1 waktu jamnas3 itu, dia tampil dengan sederhana
tanpa atribut hanya dengan di iringi instrument gitar, dan dia membacakan dengan
sangat santai dan enak di lihat di dengar juga tentunya menarik perhatian
karena intonasinya yang tepat . berbeda dengan para pembaca puisi yang lain
dimana mereka out of the way atau bisa di bilang keluar dari kaidah membaca
puisi yang baik . ada yang teriak-teriak takbir , ada yang menitikan air mata,
ada yang pada saat itu lampu di matikan dan paduan suara mengiringi pembacaan,
ada yang beratribut tonkat kemudian mereka lari-lari kaya orang kesurupan ,
bahkan ada yang menunjuk penonton dengan berkata kata-kata yang kasar dan
mereka merasa bahwa itu bagian dari penghayatan .. tidak teman tidak seperti
itu!
Berpuisi yang baik dan benar itu adalah….
Pembaca puisi menunjukkan sikap
dan penampilan yang meyakinkan. Berani menatap penonton dan mengatur ekspresi
yang tidak berlebihan. Selain itu, pembaca puisi harus memperhatikan pula irama
serta mimik. Mimik merupakan petunjuk apakah seseorang sudah benar-benar dapat
menjiwai atau meresapkan isi puisi itu. Harmonisasi antara mimik dengan isi
(maksud) puisi merupakan puncak keberhasilan dalam membaca puisi.
Ingatlah tidak setiap puisi dapat
dibaca (dilisankan) tanpa menempatkan tanda tafsir pengucapannya terlebih
dahulu. Adakalanya Anda menemui deretan baris atau bait yang satu dengan yang
lain mempunyai jalinan pengucapan atau ada pula yang secara tertulis terpisah,
sehingga perlu jeda. Bila Anda kurang tepat dalam memberi jeda, akan dapat
mengaburkan maknanya.
Seorang penyair mempunyai
beberapa kiat agar puisinya dapat dicerna atau dinikmati pembaca. Penyair kerap
menampilkan gambar angan atau citraan dalam puisinya. Melalui citraan penikmat
sajak memperoleh gambaran yang jelas, suasana khusus atau gambaran yang
menghidupkan alam pikiran dan perasaan penyairnya.
Perhatikan kutipan sajak Amir Hamzah berikut
ini:
Nanar aku gila sasar
Sayang berulang padamu jua
Engkau pelik menarik ingin
Serupa dara di balik tirai
Dalam puisi di atas citraan
penglihatan yang terasa ada dalam angan-angan pembaca. Pembaca seolah melihat
sosok wanita rupawan yang mengintai dari balik tirai.
Di samping citraan/imajinasi
visual (yang menimbulkan pembaca seolah-olah dapat melihat sesuatu setelah
membaca kata-kata tertentu), terdapat pula imajinasi lain, seperti imajinasi
auditory (pendengaran), imajinasi articulatory (seolah mendengar kata-kata
tertentu), imajinasi alfaktory (seolah membau/mencium sesuatu), imajinasi
organik (seolah Anda seperti merasa lesu, capek, ngantuk, lapar, dan
sebagainya).
Setelah Anda dapat menafsirkan
lambang-lambang dalam puisi, untuk mewujudkan keutuhan makna, Anda dapat
lakukan langkah parafrasa puisi, memberi tanda jeda, serta tekanan atau
intonasinya.
Yang perlu diingat bahwa dalam
mencoba memahami sebuah puisi perlu memperhatikan judul, arti kata, imajinasi,
simbol, pigura bahasa, bunyi/rima, ritme/irama, serta tema puisi.
Yaa itu ane kutip dari salah satu
link yang menjelaskan cara berpuisi yang baik dan benar kurang lebih seperti itulah tekhniknya..
Lanjutkan, !!
setelah belajar dari pengalaman
itu .. dan aku tidak menang tapi ya tak apalah, kan udah menang ilmunya J hehe . aku pun
mengikuti lomba-lomba puisi lainnya, kemudian acara KIBAR yang di selenggarakan
oleh HIMA-HIMI persis, Alhamdulillah Juara 2 padahal saingan ku kebanyakan
mahasiswa, itu sangat luar binasa, lalu Silatda (silaturahmi Daerah) masih di
selenggarakan oleh hima himi persis aku pun juara 2 lagi, terus acara yang di
selenggarakan oleh Kampus Unisba, Alhamdulillah dapet juara 1.. dan yang
terakhir ya di jamnas 4 aku dapet juara 3 tingkat nasional :D seneng banget lah
itu piagam nya lumayan buat beasiswa masuk perguruan tinggi . mudah mudahan ya.
dan banyak prestasi” yang aku raih di dunia perpuisian lain nya.. padahal aku
ga ngejurus di dunia sastra.. justru pengen nya di dunia perpolitikan ,,
mungkinkah?? Kenapa engga yaa.. masih banyaj jalan menuju roma ..
10 tahun yang akan datang insya
Allah, aku adalah salah satu anggota dewan yang duduk di bangku DPR. Amiin
Muda, Beda! bagaimana kita mengetahui makna dari Kesuksesan. #baca
Dunia
remaja adalah dunia anak muda yang berani dan nakal, dunia remaja adalah dunia
anak muda yang semangat dan antusias..
Terniang
seruan soekarno kepada Indonesia “berikan pada ku 10 anak muda, maka aku akan
menggetarkan dunia”
Muda
itu beda, muda itu indah dan ceria.. untuk itu, jika masih ada seorang pemuda
yang berjalan tak tegap, dahi penuh kerutan, mata tak tajam, maka dia bukanlah
seorang pemuda..
Sebuah
materi di penghujung acara Jambore Nasional Pelajar Persis se-Indonesia, mebuat
mata ku terbuka akan sebuah masa depan yang penuh cita-cita.. aku adalah
seorang santriwati di sebuah pesantren kecil di pinggiran kota Bandung, usia ku
menginjak 18 thn. Tentunya di usia yang bisa dikatakan mulai beranjak dewasa
ini aku masih jauh dalam kesempurnaan,tak lain karena sempurna hanya milik sang
Pencipta.. tapi apakah salah jika diri ini berupaya menjadi sempurna ketika hidup
di alam dunia, tentu saja tidak.
Berbicara
mengenai Alam dunia.. seseorang pernah berkata “jika kamu bisa sukses meraih
akhirat, maka kesuksesan dunia akan mengikutinya.” Kata yang selalu terniang di
fikiran ku. Tentu saja sebuah ungkapan yang sangat benar . aku islam aku santri
dan aku iman.. jika berbicara masalah kehidupan siapa sih yang ga percaya akan
akhirat.. terlebih memandang siapa aku. Tentu saja akhirat menjadi tujuan yang
utama. Sukses itu relatif, bagaimana tidak ketika kadar kesuksesan seseorang
berada pada satu titik dan orang itu telah mencapai nya maka orang tersebut
menganggap dirinya sukses, tentunya berbeda menurut pandangan orang-orang yang
telah mendunia. Inilah anggapan-anggapan mereka
1.
Menganggap sukses identik dengan tingkat pendidikan yang tinggi. Kenyataannya, tidaklah selalu demikian. Banyak dijumpai orang –
orang yang tingkat edukasinya rendah (bukan Sarjana / tidak sampai tamat SMA)
tetapi sukses dalam bisnis bahkan jadi konglomerat. Mereka – mereka ini bisa
sukses karena piawai dan jeli melihat peluang yang ada. “Your mind is the
generator of failure, and also the generator of success” Remez Sasson
2.
Menganggap sukses identik dengan tidak melakukan kesalahan. Siapa yang tidak akan pernah melakukan kesalahan ? Justru karena
melalui kesalahanlah, Thomas Alfa Edison sukses menemukan listrik. “Strong
people make as many mistakes as weak people. Difference is that strong people
admit their mistakes, laugh at them, learn from them. That is how they become
strong” Richard Needham
3.
Menganggap sukses identik dengan kerja yang tanpa adanya batasan waktu. Kerja tanpa adanya batasan waktu, menunjukkan bahwa orang tersebut
tidak professional pada pekerjaannya karena tidak memiliki time management.
Seorang professional, tahu benar kapan harus mengawali dan mengakhiri
pekerjaannya dengan hasil yang terbaik. Professionalism : It’s NOT the job you
DO, It’s HOW you DO the job.
4.
Menganggap sukses identik dengan birokrasi yang sudah ditentukan. Di era yang serba praktis, semua bentuk birokrasi yang bertele –
tele, complicated dan rumit, sudah sewajarnya disederhanakan. Karena selain
tidak efisien, juga akan menurunkan produktivitas. “Professionalism knows how
to do it, when to do it, and doing it” Frank Tyger
5.
Menganggap sukses identik dengan petunjuk atasan. Petunjuk dibutuhkan jika acuan kerja belum ada atau masih ragu
dan bimbang. Kemandirian dan kreativitas tidak akan timbul atau berkembang jika
selalu tergantung pada orang lain. “Professional are people who do jobs well
even when they don’t feel like it”
6.
Menganggap sukses identik dengan keberuntungan. Tanpa adanya usaha yang ulet, semangat dan serius, tidaklah
mungkin keberuntungan akan mendatangi diri seseorang ibarat hujan emas dari
langit. “The golden opportunity you are seeking is in yourself. It is not in
your environment; it is not in luck or chance, or the help of others; it is in
yourself alone” Orison Swett Marden
7.
Menganggap sukses identik dengan banyak uang.
Sejujurnya, uang memang dibutuhkan tetapi jika tidak tahu cara memanfaatkannya
secara bijaksana maka seseorang tidak saja akan menjadi budak bagi uangnya
tetapi juga tidak akan bisa menjadi tuan bagi uangnya. “Money is better than
poverty, if only for financial reasons” Woody Allen
8.
Menganggap sukses identik dengan pengakuan. Logikanya,
sukses yang sesungguhnya adalah didasarkan oleh apa yang tertampak / nyata dan
bukanlah dikarenakan oleh pengakuan atau penilaian dari orang lain. “There are
things to confess that enrich the world, and things that need not be said” Joni
Mitchell
9.
Menganggap sukses identik dengan tercapainya tujuan. Tujuan adalah sasaran yang ingin dicapai tetapi itu bukanlah akhir
dari perjalanan. Tetapi adalah awal tujuan yang lain. “We are made wise not by
the recollection of our past, but by the responsibility for our future” George
Bernard Shaw
10.
Menganggap sukses identik dengan berakhirnya kesulitan. Hidup adalah perjuangan yang penuh dengan rintangan dan tantangan.
Yang namanya kesulitan, pasti akan dialami. Yang menjadi masalah, mau atau
tidak dihadapi. Jika lari dari kenyataan / tidak mau menghadapinya maka sampai
kapanpun juga, kesulitan tersebut selain tidak akan bisa tersirnakan,
kwantitasnya juga akan semakin banyak. “In the middle of every difficulty lies
opportunity” Albert Einstein. Sukses atau tidak dalam hidup ini, andalah yang
tahu / penentunya.“Attaining peace of mind, happiness and good relationships
also mean success” Remez Sasson
Dan sukses
menurut diriku sendiri adalah, ketika kita bisa meraih akhirat ..kita akan memandang
realita keindahan yang Allah janjikan.. ketika kita patuh terhadap agama
(Islam) ketenangan hati, kedamaian jiwa dan rasa kecukupan akan kita dapatkan,
dan itu adalah bagian dari kata Sukses yang dapat kita nikmati ketika kita
meraih akhirat. Orang yang sukses sebenarnya
adalah orang yang berhasil mengenal Allah, berani taat kepada Allah, dan
menjauhi segala larangan-Nya. Sejatinya, orang yang sukses adalah orang yang
terus menerus berusaha membersihkan hati .. dalam sebuah hadis, rosul pernah
berkata bahwa dalam diri manusia ada segumpal darah (hati) dimana jika segumpal
darah itu baik maka yang lain pun akan baik adanya, begitupun sebaliknya. Dalam
diri manusia tentu saja ada yang mengendalikan dan hati menjadi alat pengendali
utama yang akan menentukan bagaimana diri kita.
Jangan
pula kita tertipu bahwa sukses itu hanya di ukur dengan materi; rumah yang
megah, harta yang banyak. Sedangkan ketika kita melihat orang yang tinggal di
rumah kontrakan, kita menganggap itu adalah tanda kegagalan. Tidak seperti itu
kawan, bahkan tidak menutup kemungkinan ketika semua itu menjadi tolak ukur
seseorang di katakana sukses kemudian kita pontang-panting untuk sekedar memenuhi
semua itu. Bahkan, bukan tidak mungkin dengan kita seperti itu untuk
mencapainya kita melupakan akhlak yang seharusnya kita jaga, naudzubillah..
Sukses
dalam pandangan Allah, tidak di ukur dari gelar, penampilan, ataupun banyak
harta. Seseorang dikatakan berhasi jika dia selalu taat kepada Allah. Sukses adalah
ketika dia mempunya kedudukan dan dia tetap taat, tawadhu dan berakhlak mulia. Mungkin
dia populer dan memiliki kedudukan di mata manusia menjadi seorang pengusaha
terkenal, artis, penulis, aparat bahkan yang duduk di kursi pemerintah dan
popularitasnya itu di manfaatkan untuk mengajak orang lain pada ketaatan.
Kita
kembali ke al-Qur’an bahwa orang yang sukses adalah orang yang berhasil menata
diri, pikiran, mata dan lisan nya, sehingga hidupnya tetap berada di jalan
Allah dan dengan itu akhirat pun insya Allah akan berada di genggaman kita.
Langganan:
Postingan (Atom)